You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jfcf2026 hari kedua fakhri ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Digitalisasi Daerah Jadi Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Sonny Hendra Sudaryana menilai, transformasi digital menjadi salah satu mesin penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target delapan persen.

"sumber pertumbuhan ekonomi,"

Menurut Sonny, transformasi digital tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan konektivitas. Pemanfaatan teknologi harus mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.

"Kalau kita melihat Indonesia sekarang bonus demografi, 50 persen di bawah 30 tahun, 70 persen di usia produktif," ujar Sonny, dalam acara JAKI & Fellowship Cities Forum (JFCF) 2026 di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/8).

JAKI & Fellowship Cities Forum 2026 Perkuat Layanan Publik Digital

Ia menjelaskan, momentum bonus demografi perlu dimanfaatkan secara optimal dalam beberapa tahun ke depan. Sebab, struktur penduduk Indonesia diperkirakan mulai memasuki fase penuaan pada 2035.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan bonus demografi tidak berhenti sebagai potensi, tetapi dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Dikatakan Sonny, Komdigi mendorong transformasi digital melalui tiga fokus utama, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Terhubung diwujudkan melalui pemerataan konektivitas yang berkualitas dan terjangkau. Sementara Tumbuh diarahkan untuk memaksimalkan dampak ekonomi dari konektivitas tersebut. Adapun Terjaga berfokus pada perlindungan masyarakat, khususnya anak-anak dari dampak negatif ruang digital.

Ia menekankan, pembangunan ekosistem digital juga harus memastikan nilai ekonomi yang dihasilkan teknologi tidak hanya dinikmati perusahaan global. Indonesia perlu meningkatkan kemampuan untuk menciptakan sekaligus mempertahankan nilai ekonomi di dalam negeri.

"Yang pertama adalah value retention, bagaimana value itu tetap di kita, enggak terlalu banyak keluar dari Indonesia, bukan kita dilihat sebagai market. Yang kedua, spillover to real economy," katanya.

Menurut Sonny, digitalisasi harus memberikan dampak langsung terhadap sektor riil seperti meningkatkan produktivitas petani, petambak, dan pelaku UMKM lainnya. Pemerintah juga perlu menjadi early adopter inovasi agar produk dan layanan digital yang dikembangkan sektor swasta maupun masyarakat memiliki ruang untuk berkembang.

Di sisi lain, Sonny mengingatkan sejumlah tantangan dalam perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Tantangan tersebut antara lain potensi kesenjangan digital antara kota dan desa, risiko kebocoran data, serta semakin maraknya praktik penipuan yang memanfaatkan teknologi AI.

Guna mengurangi kesenjangan tersebut, Komdigi menyiapkan inisiatif Garuda Spark Innovation Hub di 20 kota. Program ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, jaringan, dan kapasitas digital sehingga pengembangan ekosistem teknologi tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta.

Sonny juga menilai pemerintah daerah perlu mengubah pendekatan dalam membangun kota cerdas. Pemerintah tidak lagi cukup berperan sebagai administrator, tetapi juga harus menjadi fasilitator, kolaborator, hingga orchestrator yang mampu mempertemukan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan bersama.

"Indonesia 8 persen ini enggak bisa di-create di Jakarta saja. Harus ada kontribusi GDP dari tiap-tiap daerah," ucap Sonny.

Ia berharap, kolaborasi antardaerah dan penguatan ekosistem digital dapat memperluas sumber pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi 8 persen dapat diwujudkan melalui kontribusi dari berbagai daerah di Indonesia.

"Jadi Bung Hatta pernah bilang, 'Indonesia tidak bisa besar dengan menyalakan obor di Jakarta, tapi harus dengan menyalakan lilin-lilin kecil di daerah'. Harapannya dengan inisiatif bersama dan konsep sebagai orchestrator kita punya visioning yang sama, pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa terwujud," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye2164 personDessy Suciati
  2. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1667 personFolmer
  3. Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1348 personDessy Suciati
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1248 personDessy Suciati
  5. Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

    access_time24-08-2026 remove_red_eye960 personBudhi Firmansyah Surapati